Category Archives: Dari Volunteer

  • 0

“ikut ambil bagian menjadi bagian dari yg terendah” Yovita Natalia

SAMSUNG CSC

Yovita natalia, salah satu volunteer Ayo Sekolah membagikan pengalamannya saat menjadi volunteer di SMP N 4 Sobang, Desa Cipeuti Banten. Kak jojo -sapaan akrabnya- menceritakan pengalmannnya di akun social media miliknya @lia_nataliejojo . Berikut ceritanya:

1. : Hal terbaik dlm hidup adalah ketika kmu sudah menjadi sukses tapi kamu mau ikut ambil bagian menjadi bagian dari yg terendah

2. Kamu yang ngga punya kendala masalah keuangan buat sekolah aja masih suka bolos dan belajar ngga serius 🙂

3. Di sebuah desa terpencil di kota Serang, ada Didit yg pengen bgt jadi Polisi dan pengen nerusin sekolahnya tp

Read More

  • 0

“BERBAGI harapan dan MENJADI harapan untuk mereka” Aprida Silitonga

IMG_1502

Aprida Silitonga, salah satu inisiator Ayo Sekolah, membagikan pengalamannya via akun twitter @pida_silitonga, berikut ceritanya:

1. Rasanya join di itu, recharging! Kenapa? Karena adik-adik dan karena kakak-kakaknya inspiring 🙂 ya Kak 😉

2. Desa Cipeuti yang dikunjungi itu boleh dibilang jauuh bingits…dan melelahkan…jalanan?

Read More

  • 0

Tidak Naik Kelas Bukan Kiamat untuk Saya

Tags : 

“Din, sekolah mulu, gak udeh-udeh” Ledekan Ibu dari salah seorang teman sepermainan ku di rumah, selalu terngiang di telinga ku, melekat seperti luka bekas pecut, sepele tapi sudah telanjur menjadi luka batin untuk ku.

future

6 tahun lalu (2006)…..

Disaat ibu-ibu lain bangga anak mereka dapat melanjutkan naik ke kelas tiga. Ibuku harus bersabar dan menahan malu. Anak perempuan yang dari kecil selalu jadi kebanggannya, tidak pernah mengecewakan, berprestasi di bidang olahraga, saat itu anak perempuan satu-satunya ini dinyatakan Tidak Naik Kelas.  Ya, aku (pernah) tidak naik kelas.

Sampai di hari ini, Ibuku sendiri masih belum tahu bagaimana anaknya ini bisa tidak naik kelas, yang beliau mengerti hanyalah “anak saya gak naik kelas karena malas belajarnya, malas karena di rumah gak ada yang menemani belajar, saya sibuk bekerja, ayahnya sudah gak tinggal bersama kami”. Begitu pun pemikiran orang-orang terdekat kami, mereka berpikir bahwa saya ini korban anak broken homeyang sulit beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga tidak memiliki motivasi untuk belajar.

Read More